Jeruk

Siang itu begitu gerah. Aku mengelap keringatku. Tisuku sudah kotor dan badanku sudah basah. Rasanya ingin segera sampai rumah. Tapi masih perlu satu naik angkutan lagi, dan kemudian masih berjalan kaki ratusan meter. Ah perjalananku masih panjang.

Di bus yang kutumpangi penumpang tidak semuanya dapat tempat duduk. Selain aku masih ada empat penumpang lainnya berdiri. Tidak ada AC, angin hanya berasal dari jendela yang terbuka.

Saat akhirnya tiba di perempatan jalan yang tidak begitu jauh dengan perhentian bus, aku pun menghela nafas lega. Aku kemudian turun tergesa-gesa dan berlarian ketika melihat angkot yang serute denganku telah mulai berjalan. Ah desak-desakan tak mengapa, aku ingin segera tiba.

Kota ini sudah lama kutinggal. Aku hampir tak mengenalinya. Kini aku dipanggilnya untuk kembali pulang, menuju rumah masa kecilku.

Aku lelah sekali. Aku juga haus. Jika tiba di tujuan aku bakal segera beristirahat dan minum sepuasnya.

Aku berjalan dengan malas. Masih ratusan meter lagi. Ranselku terasa berat.

Lingkungan tempal tinggalku ini sudah banyak yang berubah. Tetangga-tetanggaku sudah tak lagi kukenali.

Aku menyeret langkahku. Mungkin karena keberatan membawa belanjaan, sebuah kresek besar jatuh dan isinya berhamburan. Seorang pria nampak kelimpungan mengumpulkan belanjaannya yang berserakan. Aku pun membantunya. Ia tersenyum cerah.

Ia memberiku beberapa buah jeruk. Jeruk itu masih bertangkai, nampak segar. Aku menyambut pemberiannya dengan senang. Setelah itu langkahku jadi ringan.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 7, 2017.

2 Tanggapan to “Jeruk”

  1. Kunjungan pertama nih . . . Salam kenal yaa . . . 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: