9 Tips Agar Rajin Ngeblog Meski Kerja Penuh Waktu

Kemarin di acara nangkring Kompasiana, seseorang bertanya kepadaku. “Kok masih bisa ngeblog sih, kan sudah sibuk kerja penuh waktu?” Kawanku lainnya menjawab. Ya, gara-gara ia sibuk itu, maka ia perlu pelampiasan. Aku tertawa dan sependapat dengan jawaban kawanku tersebut. Menulis itu menjaga kesehatan jiwaku. Dengan menulis, maka aku bisa menyeimbangkan kehidupanku. Lantas bagaimana agar bisa tetap rajin menulis meski terlihat sibuk?

Meski bekerja penuh waktu sebenarnya aku masih punya waktu untuk diriku sendiri. Ya, aku harus menjaga agar aku masih memiliki ‘me time‘ agar tidak stress. Sudah capek berpikir di kantor, belum lagi jika ada drama, kenapa hidup harus dibuat rumit. Di luar itu aku juga masih ada waktu untuk mengurus komunitas film dan itu menyenangkan. Kegiatan-kegiatan di luar pekerjaan itu bak oase dan membuat kehidupanku tetap ceria dan dinamis.

Aku pernah menulis tentang bagaimana agar terlihat rajin ngeblog (artikel di sini). Artikel ini mungkin akan menjelaskan lebih detail bagaimana ngeblog tetap menyenangkan dan menyehatkan bagi pekerja kantoran. Yuk mulai pembahasannya.

Berpikirlah Blog itu Menyenangkan Bukan Membebankan
Saat ini blog memang bisa menjadi sumber pendapatan. Ada banyak brand yang memerlukan jasa blogger untuk berpromosi dengan cara halus. Produk gratis, goodie bag menarik, dan biaya jasa menulis menjadi tawaran yang menggiurkan. Namun, janganlah hal tersebut menjadi tujuan utama. Buatlah kegiatan blog itu menjadi minat dan hobi, bukan sekedar mereguk rupiah.

Mengapa? Karena jika tujuannya hanya untuk mendapatkan uang maka tulisanmu juga lama-lama tak bernyawa. Lambat laun ngeblog akan menjadi beban, rajin datang ke acara ini itu tapi kemudian ada rasa malas menuliskannya. Oleh karenanya saranku buatlah kegiatan ngeblog itu menyenangkan dan memang Kalian butuhkan untuk mengasah kemampuan menulis atau untuk kesehatan jiwa Kalian.

Tentukan Minatmu
Menulis akan menyenangkan jika sesuai dengan minatmu. Tapi seandainya belum tahu akan minatmu, tulislah apa yang terbesit di pikiranmu. Biarkanlah tulisanmu mengalir, jangan dibatasi. Setelah artikel itu jadi maka periksalah agar tidak melanggar UU ITE saat dipublikasikan.

Seandainya Kamu sudah tahu akan minatmu, Kamu bisa membuat blog niche sesuai minatmu tertentu. Bisa tentang musik, film, fashion, tips menulis, dan apa saja.

Blog dengan minat khusus itu masih belum banyak dan diperlukan. Tapi jika Kamu lebih suka menulis apa saja yang ada di benakmu, itu juga sah-sah saja.

Buatlah Bank Ide
Ide itu sangat berharga. Maka buatlah bank ide. Bisa dalam rupa buku agenda atau dalam wujud aplikasi. Ide itu bisa hanya dalam wujud satu kalimat atau dalam wujud detail.

Pilihlah sesuai gayamu karena ada tipe orang yang praktis, satu kata langsung jadi ide. Tapi ada juga tipe yang perlu memberikan detail agar tidak lupa.

Pilihlah Waktu dan Suasana yang Nyaman untuk Menulis
Puspa, kapan Kamu biasa menulis? Waktu terbaikku menulis adalah pagi hari sebelum berangkat kerja. Tapi jika terburu-buru, maka aku mengambil waktu saat jam makan siang, saat menunggu kereta dan ketika di dalam kereta, atau pada malam hari sekitar pukul 21.00-23.00.

Setiap orang punya pilihan waktu tersendiri jadi pilihlah waktu yang Dirimu merasa nyaman dan bisa menulis dengan tenang.

Suasana juga sangat membantu dalam menulis. Biasanya aku suka menulis dengan iringan musik cadas. Namun, ketika sedang membuat cerita sedih, maka aku suka mendengar lagu-lagu yang emosional dan menyayat.

Mulailah Menulis, Jangan Menunda
Aku termasuk yang suka menunda-nunda. Ketika akhirnya bisa menulis, tulisannya jadinya kurang bernyawa dan kurang seperti yang kuharapkan dari hasil menunda-nunda.

Oleh karenanya ketika ada ide dan ada waktu yang memungkinkan Kalian untuk menulis maka segeralah menulisnya. Tidak bawa laptop dan hape lagi mati? Jangan kuatir, tulislah di kertas. Kalian bisa memotret tulisan yang Kalian tulis dengan tulisan tangan tersebut dan mengunggahnya. Unik.

Evaluasi Bank Idemu
Berikan waktu sekali seminggu untuk mengevaluasi bank idemu. Mungkin ada ide yang belum terekskusi, atau Kalian punya ide-ide baru lagi.

Jika ada ide yang Kalian bingung untuk mengembangkan jadi sebuah tulisan, maka lakukan riset dan bacalah berbagai buku. Karena menulis itu tetap perlu kebiasaan membaca, untuk menambah wawasan literasi, menambah wawasan, dan memperkaya kosakata.

Kembangkan Tulisanmu dan Bikin Jadwal
Bingung mau menulis apa? Cobalah baca artikel-artikel lawasmu. Mungkin ada artikel lawas yang terlalu sedikit dan Kalian ingin membuat tulisan lanjutannya.

Saya sendiri tipe yang gemar memecah ide menjadi beberapa artikel. Tapi ini memerlukan praktik dan kebiasaan. Contohnya apabila Kalian diundang untuk mencicipi sebuah menu baru di sebuah restoran. Sebut saja restoran X baru merilis menu Y yang kekinian. Nah, Kalian bisa membaginya menjadi berbagai tulisan.

Tulisan pertama bisa menyoroti menu baru tersebut. Kalian bisa bercerita bagaimana wujudnya, rasanya, filosofi di balik menu tersebut (misalnya penamaan menu), target pasarnya, dan harganya.

Tulisan kedua bisa tentang restoran tersebut, kapan berdirinya, segmennya, suasana di dalamnya, dan kesan Kalian terhadap restoran tersebut. Tulisan ketiga bisa tentang pemilik restoran tersebut, siapakah dia, latar belakangnya, dan harapannya akan restoran tersebut ke depan.

Tulisan keempat bisa tentang keunikan restoran tersebut. Misalnya Kalian tertarik dengan pajangan berupa rumus-rumus kimia yang tertebar di restoran tersebut, buat apakah? Tulisan kelima, Kalian dapat membuat sebuah cerpen dengan latar restoran tersebut.

Tulisan keenam? Coba deh Kalian bikin sendiri. Kalian bisa langsung latihan untuk mengembangkan cerita dan kemudian akan terbiasa.

Aku akan buat contoh lagi agar Kalian nanti bisa praktik dan terbiasa melakukannya. Misalnya Kalian diminta untuk membuat sebuah artikel tentang olah raga lari. Apa yang kiranya terbesit di benak Kalian? Aku akan beri contoh artikelnya:

  • Seperti apa tren berlari di kotamu?
  • Lari benarkah sehat bagi tubuh?
  • Tempat-tempat yang asyik buat berlari
  • Berikut even lari yang menarik diikuti
  • Tips bagi pelari pemula
  • Berikut deretan film tentang olah raga lari
  • Yuk tiru seleb ini yang gemar berlari
  • dsb…

Practise makes perfect.Β Dengan hanya tema lari maka Kamu bisa bikin tujuh atau lebih artikel. Jadinya cadangan artikelmu akan sangat banyak.

Agar nampak rajin maka buatlah penjadwalan. Hari Senin tulisan A, hari Selasa tulisan B dan seterusnya.

Aku jika sedang cuti atau bakal sibuk ke depannya, suka membuat penjadwalan artikel. Aku bikin 3-4 artikel pada hari Minggu, kemudian kuatur di blog pribadi dan Kompasiana agar tayang pada hari dan jam tertentu. Kelihatannya saja rajin ngeblog tiap hari, padahal sudah bikin artikelnya jauh-jauh hari sebelumnya hihihi.

Pikirkah untuk Membuat Tulisan tentang Pekerjaanmu
Ini sebenarnya peringatan bagi diriku. Banyak orang bijak bilang membagikan ilmu dan pengalaman itu tidaklah percuma. Membagikan ilmu akan membuat ilmu itu abadi.

Aku terpikir suatu saat untuk membagikan ilmu dan pengalamanku selama bekerja, baik ketika bekerja di media cetak, sebagai staf HRD, ketika menjadi humas, ketika menjadi blogger dan menjadi penulis lepas, serta ketika menjadi konsultan TI.

Dengan demikian mereka yang masih duduk di bangku SMA akan tahu berbagai pilihan pekerjaan dan apa yang biasa dilakukan di bidang pekerjaan tersebut. Aku ingat waktu aku SMA aku kebingungan memilih jurusan kuliah. Saat lulus kuliah pun aku juga masih bingung bakal bekerja apakah aku nanti. Untuk itu aku ke depan akan menulia tentang deskripsi pekerjaan yang pernah kugeluti.

Bagaimana jika belum bekerja? Kalian juga bisa membuat artikel tentang kegiatan berorganisasi, bagaimana memanfaatkan waktu mencari pekerjaan dengan kegiatan bermanfaat dan sebagainya.

Bikin Buku dari Blog?
Bikin buku dari aktivitas ngeblog, kenapa tidak? Sayang kan jika artikel menggunung dan menumpuk begitu saja. Kalian bisa memilah-milah artikel di blog Kalian dan membuatnya jadi satu topik.

Saat ini ada banyak penerbit independen, sehingga menerbitkan buku sendiri tidak sesulit dulu. Tapi yang sulit ketika menerbitkan sendiri tentunya pemasarannya hehehe.

Ada banyak komunitas yang suka mengajak menulis keroyokan, dan aku masih di level tersebut. Tapi suatu saat aku juga ingin menerbitkan buku sendiri dari kumpulan artikel di blogku ini, terutama tentang kisah kucing Nero, Mungil dan kawan-kawannya.

“Ngeblog itu menyenangkan dan terbukti menyehatkan jiwa”.

gambar dari pixabay

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Maret 3, 2018.

46 Tanggapan to “9 Tips Agar Rajin Ngeblog Meski Kerja Penuh Waktu”

  1. Pe er bgt nih mba, aku suka naik turun mood nulisnya, kadang harus pakai paksaan, tp kali lama gak nulis memang jatuhnya kangen.

  2. Kalau saya seringnya mentok di waktu. banyak ide yang mau ditulis tapi waktunya kalah sama anak-anak. kalau malam udah ngantuk. Tapi memang perlu menyisihkan waktu khusus biar tetap bisa menulis πŸ™‚

  3. Kulagi coba seminggi sekali. Masih keenakan tidir pulessss sepanjang malam soalnya mbaaak. Inibada bahan banyak dari cerita hati2,.tapi yaa gitu. Skrg.sangguonya seminggu sekali dulu

  4. Makasih kak tipsnya saya klo lagi dateng malessnyaa suka susah diajak kompromi euy.

  5. Bank ide boleh nih. Makasih tipsnya mba

  6. Wah bener banget buat daku yg full time job. Yang penting ngeblog jangan jadi beban.

  7. thanks for sharing kaka. aku sendiri masih terus mengasah kemampuan menulis, tapi ya yang sesuai dengan minat

  8. bermanfaat banget tipsnya karena saya juga pekerja penuh waktu

  9. Semangat ngeblog mbak… nice tips nih, punya bank ide memang perlu ya

  10. Setujuuuuu…. ngeblog mah gak usah dijadiin beban. Klo memang suka, bakal ngalir gitu aja. Aku pun boasanya baru nulis malam hari atau hr sabtu. Dan insyaAllah setiap minggu ada satu tulisan publish. Nah klo ide, datengnya suka gak kira2. Makanya slalu aku tulis di motes hp atau buku kecil. Bener tuh kata mba. Klo gak lgsg ditulis, bakal nguap gitu aja. Nahh ni baru aja td pagi pas mandi, tau2 dapet ide tulisan. Lgsg kluar kamar mandi, cr kertas dan tulis deh. Hahaha

  11. Sepakat…. Sebisa mungkin walaupun curhat,aku buat tulisan yang manfaat untuk pembacanya.

  12. Good Tips, yeee

  13. bener banget mba, aku pun terinspirasi bikin buku dari blog akhirnya, hehehe

  14. Kalau sudah menunda tulisan tuh kita semakin malea untuk memulai nya

  15. makasi kk, tulisanny mengedukasi dan informatif.

  16. Kakak Puspa adl contoh blogger yg ngantor, tulisannya ketjeh selalu.

  17. Wah bagus banget nih tipsnya. Siapa bilang kerja nggak bisa jadi blogger hehe πŸ˜πŸ‘

  18. Saya sendiri masih susah untuk menjadwalkan, nulis kalau ada waktu luang saja haha, bisa liat beberapa tulisan saya di absensinada.wordpress.com

  19. Saya nyimak dari awal sampai akhir. Terima kasih udah berbagi..πŸ‘Œ
    Masih aktif di kompasiana ya?
    Saya udah ga…
    Kompasiana ga ada aplikasi khusus ya?
    πŸ‘πŸ‘

  20. Inspiratif sekali mbak πŸ™πŸ˜Š
    Benar jangan menunda karen idenya berantakan bisa bisa 😁

  21. Panjang sekali, tapi keren lah. Mengambil banyak manfaat nih. Tinggal soal disiplin atur waktu aja sih. Minat dan draft uda banyak tinggal ngembangin aja, susah ngatur waktu aja sih. Tapi bisa. Resolusi 2018. Blog statistik menuju 1000views/hari

    • Hehehe iya jadinya lebih dari 1000 kata. Sebaiknya kupecah jadi 2-3 artikel ya, kan lumayan buat nambah cadangan artikel. Iya Hafidh aku sendiri juga ingin sebenarnya rajin ngisi dua blog lainnya, tapi yang aktif hanya blog ini disusul di kompasiana. Aku yakin Hafidh bisa raih 1000 view/hari asal konsisten menulis dan konten2-nya khas.

  22. saya cuma niatnya ketika mau bikin postingan itu yang susah bangeeeet. tapi pas nulis lancar jaya ajalah

    • Hahaha sudah profesional nih jadinya tanpa bikin ide pun jalan. Aku kadang juga kayak gitu. Sudah ada daftar yang mau kutulis, tapi nulisnya malah ingin sesuatu yang berbeda dan tidak sesuao rencana.

  23. Duh, berguna banget nih mba buat newbie kayak saya. Saya sih masalahnya lebih sering menunda menulis sama kurang pede untuk mengeksekusi ide.

    Wah, ternyata dijadwal ya mba nulisnya. Pantes kelihatannya aktif banget

    • Kalau ditunda biasanya tulisannya kurang sesuai harapan, kayak ada sesuatu yang hilang. Ibaratnya kurang sedap. Iya aku kadang-kadang bikin penjadwalan terutama kalau beberapa hari ke depan bakal sibuk atau liburan ke tempat yang akses internetnya kurang bagus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: