Bertemu Kawan Baru di Ijen dan Banyuwangi

Sebuah perjalanan bikin hanya menambah portofolio foto-foto yang indah akan berbagai obyek wisata. Perjalanan juga membuatku bertemu orang-orang baru. Seringkali di sebuah perjalanan aku bertemu kawan-kawan baru yang berkesan. Berikut kisahku selama di Ijen dan Banyuwangi.

Ada yang bilang dan menyarankan untuk meluangkan waktu setidaknya sekali setahun untuk melakukan perjalanan. Aku beruntung tahun ini bisa mewujudkan salah satu keinginanku menuju ujung timur Jawa dengan perjalanan darat. Ada banyak cerita yang kudapatkan di sana.Salah satunya adalah bertemu kawan-kawan.

Kawan pertama adalah pemilik penginapan di sebuah homestay yang terletak tak jauh dari Stasiun Karangasem, Banyuwangi. Ia adalah petugas KAI bernama Agus. Melihat sosoknya, aku terkagum-kagum. Ia orang yang gigih untuk mengubah hidupnya. Dari ia aku belajar bahwa mimpi besar itu bisa lahir dari siapa saja. Ia tak ingin hanya jadi petugas KAI, ia pun menggapai mimpinya menjadi travelpreneur. Usahanya berhasil, ia memiliki 14 kamar yang disewakan untuk wisatawan. Ia kemudian mengajak saudara-saudaranya untuk bergerak di bidang penyewaan kendaraan dan berjualan makanan. Kami berpisah sebagai kawan dan siapa tahu kami juga akan bertemu lagi kelak jika aku kembali ke Banyuwangi. Cerita lengkapnya di sini.

Saat di Taman Nasional Baluran, para polisi hutan dan petugas Baluran juga bersahabat. Salah satunya bernama Linggar. Ia nampaknya menyukai pekerjaannya yang berkaitan dengan alam dan satwa. Melihat cerita petugas-petugas yang bekerja di taman nasional ini tidak mudah hidup di tempat terpencil, mengurus satwa, juga bagaimana mengotrol kawasan konservasi agar tak ada oknum jahat.

Selama pendakian ke Kawah Ijen aku berjumpa dengan berbagai orang. Karena si Upik kurang fit maka aku pun melanjutkan pendakian sendirian. Tak benar-benar sendiri sih karena aku berjumpa dengan banyak orang. Ada sepasang kekasih yang saling menyemangati. Si pria rela mendorong tubuh pasangannya agar tetap kuat mendaki hingga puncak. Ada juga empat sekawan Anggi, Angga, Mimin, dan Dita. Kami berfoto bersama dan kemudian lanjut menjalin pertemanan melalui media sosial.

Dua sobat lainnya adalah Aris dan Abe alias Doel. Si Doel meminjamiku jas hujan ketika hujan lagi-lagi mengguyur sepanjang pendakian. Tapi karena aku malah kerepotan melangkah, akhirnya jas hujan itu kukembalikan. Kawannya, Aris kemudian bergabung bersama kami melanjutkan pendakian.

Awalnya aku sudah kelelahan, ingin beristirahat. Tapi jika kelamaan beristirahat akan bikin malas melangkah. Keduanya menyemangatiku untuk terus berjalan. Kami juga berjalan beriringan dengan tim SAR yang sedang melakukan pencarian kedua pendaki yang hilang.

Keduanya kawan yang menyenangkan. Selera musik mereka juga lumayan bagus. Kami mengobrol dari lagu-lagu masa kini termasuk lagu rock lawas seperti Creep-nya Radiohead, Karma Police, dan No Surprise. Rupanya mereka juga tahu bagaimana kerennya band rock Indonesia yakni Boomerang dan Jamrud saat tampil live.

Si Abe rupanya juga membawa alat masak, ia membawa kompor mungil dan mangkuk-mangkuk mungil yang lucu. Aris punya banyak jajanan ringan. Abe kemudian memasak.Teh panas dan mie goreng berkuah yang sedap kemudian kami santap di hawa yang dingin dan berangin. Sedappp. Makanan sederhana ini sangat menghangatkan badan. Aku juga senang mendapat kawan perjalanan yang menyenangkan.

Aku juga sudah dua kali ke Kawah Ijen. Sama-sama punya kenangan akan tempatnya yang indah. Aku juga kembali memiliki kawan-kawan baru dan cerita yang berkesan.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juni 29, 2018.

6 Tanggapan to “Bertemu Kawan Baru di Ijen dan Banyuwangi”

  1. Perjalanan yang inspiratif ya mbak

  2. Assalamualaikum.. Mbak dewi dimana tou

  3. Memang menyenangkan di suatu lokasi liburan kita bisa mendapat kenalan teman baru …, setelah itu bisa saling bercerita tentang pengalaman berlibur dan lokasi-lokasi wisata yang ada di kota masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: