Tembang Soundtrack “Milly & Mamet” Apa Saja?

Film Milly & Mamet menjadi salah satu film yang masuk dalam daftar yang ingin kutonton Desember ini. Kemarin aku berkesempatan menonton film yang dibintangi Dennis Adhiswara dan Sissy Prescillia. Ulasan filmnya bisa Kalian cek di sini. Di sini aku mau menulis tembang soundtrack-nya. Ada lima lagu yang menghiasi film ini. Apa sajakah?

Lima tembang tersebut dibawakan oleh Jaz, Sissy Prescillia, Rara Sekar, dan Isyana Sarasvati. Sissy dan Isyana juga ikut main dalam film ini. Penyanyi asal Brunei, Jaz membawakan lagu berjudul “Berdua Bersama” dan “Luluh”. Sissy Prescillia menyanyikan lagu tembang beken Sheila on 7 bertajuk “Kita”. Isyana Sarasvati berduet dengan Rara Sekar menyanyikan lagu berjudul “Luruh”. Isyana juga bernyanyi solo membawakan lagu berjudul “Stargazing”.

Yuk bahas satu-persatu

Lagu yang menjadi theme song utama adalah “Berdua Bersama” yang dipopulerkan Jaz. Ringan dan ceria. Liriknya sederhana, menunjukkan cinta yang juga sederhana dan jujur, bagaimana hubungan agar tetap kuat meskipun banyak tantangan. Musiknya menurutku biasa saja kurang berkesan. Video klipnya menggambarkan potongan adegan dalam film Milly & Mamet.

Tak ingin aku berpisah sebentar saja
Kurasakan dunia milik berdua

Aku selalu salah tingkah
Saat di dekatmu
Kamu tetap yang terindah
Jangan pernah berubah
Berdua meraih mimpi kita

Kadang ada
Masalah yang pernah kita hadapi
Hidup ini
Jangan ragu
Kau dan aku pasti bisa lewati
Lewati

Sedangkan “Kita” yang dulu mempopulerkan nama band asal Yogyakarta, Sheila on 7, dibawakan oleh pemeran Milly, Sissy Prescillia. Rupanya suaranya cukup merdu.

Musiknya dibawakan lebih ringan dan tak banyak instrumen musik. Lagu ini bercerita tentang hubungan romansa yang dinamis, kadang senang kadang susah. Kalau aku sebenarnya lebih suka versi band Sheila,  tapi ala Sissy juga tak buruk.

Miss sekretaris jutek dalam Milly & Mamet, Isyana Sarasvati mengajak Rara Sekar berduet membawakan lagu yang berkelas berjudul “Luruh”. Rara Sekar merupakan eks vokalis Banda Neira. Ia adalah kakak kandung biduan cantik Isyana Sarasvati.

Keduanya berduet membuat lagu ini, baik dari melodi dan liriknya. Isyana memainkan pianonya dan kakaknya memberi saran. Proses penciptaan lagu ini berkisar sekitar dua bulan.

Lagu ini masuk dalam adegan sedih. Lagunya memang muram dan memiliki lirik bernada suram.

Luruh seluruh harapku
Luruh semua janjimu
Ketika jalanku dan jalanmu
Tak bertemu

Runtuh seluruh maknaku
Ketika inginku dan inginmu
Tak menyatu
Tak menyatu

(lirik utuh di spinlyrics)

Lagu berjudul “Stargazing” lebih ringan. Agak biasa untuk ukuran Isyana. Ada sentuhan jazz-nya. Lagu ini merupakan refleksi diri dan keinginan untuk move on dari kondisi saat ini.

Think it’s time that I should tell you what I’ve had out on my mind
Every night believing in a movie
Had a feeling i should go and make a move out of my life
Stop running around, pretending

(Lirik utuh di Genius)

Lagu kelima yaitu dibawakan oleh Jaz berjudul “Luluh”.  Lagu ini merupakan ungkapan permintaan maaf dan menunjukkan rasa kasih sayang.

Lagunya melankolis. Nadanya lembut dan menurutku lagunya lebih baik daripada tembang “Berdua Bersama”. Tapi liriknya kurang bernas dan agak standar. Musiknya juga cenderung biasa saja.

Hanya kamu yang buat aku luluh
Selamanya begitu
Takkan pernah ada jenuh karena hatimu
Milikku

Kalau Kalian paling suka tembang yang mana?

Gambar: Starvision Plus

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Desember 22, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: