Liburan Anti Bete dengan Laptop Kece

Gerimis mulai membayang.Titik-titik air mulai membasahi kaca depan kendaraan. Hujan rintik-rintik itu kemudian berubah menjadi hujan yang rapat dan deras, membuat wiper mulai bekerja keras. Hujan pun membuat pengendara kendaraan roda dua mulai kelimpungan. Namun, menepinya pengendara roda dua tak membuat lalu lintas mulai longgar. Perlu waktu sekitar satu jam bagi si Putih, Livina kami, menembus kemacetan dan tiba di penginapan. Hari pertama liburan di Sumedang pun kami tak bisa kemana-mana, hanya dihabiskan di sekitaran penginapan.

Liburan akhir tahun lalu kami berdua memilih liburan ke Sumedang. Kota ini merupakan tempat asal kakek nenek dari garis ayah. Aku belum pernah sama sekali mengeksplorasinya. Oleh karena lokasinya tak jauh dari Jakarta dan daerah ini terbilang asing bagiku, maka kami sepakat untuk menyusuri daerah yang dulu menjadi pusat Kerajaan Sumedang Larang.

Berlibur saat musim hujan memang seperti saat musim kemarau. Tak perlu dahi berkerut dan bibir cemberut apabila rencana  berwisata ke suatu spot gagal karena cuaca yang suka tiba-tiba memburuk.

Kami berlibur ke Kampoeng Wisata Ciherang dan ke berbagai situs sejarah budaya. Beberapa agenda ke curug kami batalkan melihat mendung yang begitu tebal dan jalan yang kurang mulus.

Sebenarnya liburannya tak begitu buruk meski banyak yang tak sesuai dengan rencana semula. Kami hanya bisa berlibur di luar saat hari masih terang. Ketika langit mendadak gelap kami memilih kembali ke penginapan.

Pasangan sudah disibukkan dengan laptopnya. Ia paling suka memutar video tentang senjata militer, pesawat, dan sejarah. Aku yang tak membawa laptop kantor harus puas dengan acara teve kabel atau jalan-jalan di pusat perbelanjaan yang lokasinya menyatu dengan penginapan.

Aku sengaja tak membawa laptop karena hanya ingin berlibur dan teringat dengan pekerjaan. Selain itu laptop kantor berat, besar, dan tak praktis dibawa kemana-mana. Saat-saat tak bisa kemana-mana ini pada waktu liburan rasanya ingin punya laptop yang bisa jadi kawan.

“Berlibur kok masih perlu bawa laptop?”

Liburan memang asyiknya bersenang-senang menikmati panorama dan bercengkrama dengan keluarga atau sahabat. Tapi ada kalanya liburan tak terlaksana seperti harapan. Sebagian dari traveler juga kadang-kadang memerlukan waktu untuk sendirian, untuk menikmati “me time” dengan caranya sendiri. Pada saat-saat inilah aku merindukan keberadaan laptop, pada saat terkukung hujan pada saat liburan, menunggu pasangan dan kawan-kawan bersiap untuk tempat wisata berikutnya, atau ketika aku perlu menulis ceritaku saat liburan dengan segera agar rasa dan pengalaman itu belum hilang dan masih utuh di benak.

Sebagai blogger, menulis ibarat makan. Aku menikmati saat-saat menulis. Oleh karenanya aku tak keberatan dan menjadikan beban untuk menulis minimal sebuah artikel setiap harinya. Memang aku bisa menulis dengan ponsel pintar, tapi lebih nyaman mengetik dengan laptop. Dengan laptop yang pas, mata  tidak mudah lelah, aku juga bisa memindahkan foto-foto dan kemudian memilah serta mengolahnya dengan lebih mudah.

Aku berangan-angan memiliki laptop ASUS ZenBook  UX391UA, laptop yang berhasil meraih penghargaan dalam ajang Computex  2018 untuk kategori Best Choice of the Year & Best Choice Golden Award. Laptop ini tak hanya cantik dan elegan dengan pilihan warna Burgundy Red atau Deep Dive Blue sehingga menambah percaya diri saat membawanya, tapi juga slim dan ergonomik.

Laptop ASUS ini memiliki bobot yang ringan, sekitar 1 kilogram, dengan dimensi 12,9x311x213 mm sehingga mudah dibawa kemana-mana dan tidak membuat bahu pegal ketika membawanya dalam tas bahu ataupun tas ransel. Yang bikin blogger akan menyukainya, laptop ini didesain Ergolift yang membuatnya ergonomik. Desain ini akan membuat penggunanya nyaman saat mengetik atau beraktivitas dengan laptop ini. Selain itu, posisi keyboard-nya yang tidak rata akan membantu bekerjanya sistem pendingin dan sistem audio dengan lebih optimal.

Keunggulan lainnya yaitu laptop ini mampu mengolah foto dan video dengan optimal dan mampu memutar video atau bermain game dengan lancar berkat prosesor Intel Core i7-8550U, RAM 16GB  dan storage 1TB, serta hemat baterai. Oh ya ada pengaman laptop berupa sensor fingerprint, sehingga tidak perlu memasukkan password setiap akan menggunakannya.  ZenBook  UX391UA juga terkoneksi dengan beragam koneksi eksternal dan memiliki daya tahan dengan sertifikasi military grade sehingga aman ketika posisinya tertekan di tas atau ketika di bawah ke negara yang bersuhu dingin.

Wah jadi makin ingin memiliki laptop ini. Kalau laptopnya seperti ASUS ZenBook  UX391UA maka di rumah saja saat akhir pekan bisa berasa seperti liburan.

Gambar laptop milik ASUS

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 18, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: