Nasgor Sederhana

Penampilan nasi goreng itu begitu sederhana. Hanya nasi yang digoreng kecokelatan dan telur dadar yang dicetak bundar. Namun, ketika aku menyendoknya dan mengunyahnya, indera perasaku bersuka cita. Nasgornya sungguh sedap. Rasanya tak sesederhana penampilannya.
Memang ketika kita melihat makanan yang penampilannya sederhana atau biasa saja, nafsu makan kurang tergugah. Ketrampilan menata makanan alias plating memang penting, tapi menurutku rasa yang paling utama. Ketika makanan nampak indah dan menggugah selera, tapi kemudian ternyata rasanya tidak enak maka itu jauh lebih mengecewakan.
Nasi goreng ini disebut komplit, tapi penampilannya tidak impresif. Namun, aku tak ingin mencoba menghakimi hanya dari tampilan ini. Kucoba sesendok hanya nasi.
Rasanya memang komplit. Ada ayam suwir yang dibumbui di dalam nasi. Perpaduan bumbunya juga serasi. Lidahku menari dan bahagia menyantapnya sesuka hati.
Kucoba menyantap dengan dadar telur. Telurnya lembut dan dari rasa aku menebak telurnya dicampur tepung terigu.
Nasi goreng dan dadar telur campur terigu rupanya serasi juga. Kusendok lagi dan lagi, eh habis juga. Meski penampilan tak menarik, nasi goreng ini nikmat. Terima kasih ya.
