Medhok

Medhok

“Mbaknya Jawanya di mana?” tanya mas penjual dan penjaga sebuah tempat makan. Lebih tepatnya penjual minuman dan mie instan.

Aku tersenyum. Logat Jawaku selalu mudah dikenali. Ia tak kunjung pupus meski aku sudah tinggal di Jakarta bertahun-tahun.

Medhok.

Konon logat Jawa Timur lebih kental daripada logat mereka yang berasal dari Jawa Tengah. Mereka yang berasal dari Surabaya, Malang, dan sekitarnya memiliki pengucapan yang khas. Kosakatanua pun juga cukup banyak yang berbeda.

Medhok. Ketika aku pertama kali magang di Jakarta, aku kerap jadi bulan-bulanan gara-gara logatku. Kadang-kadang mereka sengaja membuatku berbicara, untuk mengomentariku. Aku hanya tertawa karena mau apalagi logatku juga sulit dihapus.

Mereka kemudian memberiku julukan jeruk. Karena ketika ngomong ‘jeruk’ kata mereka lucu.

Berpindah-pindah tempat kerja, logatku tetap jadi sorotan. Mungkin hal ini sama dengan mereka yang berasal dari Madura dan tinggal di Malang atau Surabaya. Dialek mereka juga menonjol di antara kami.

Dialek ini menarik. Karena gaya berbicara, intonasi, dan nada berbicara bisa dipengaruhi tempat ia dibesarkan. Logat mereka yang berasal dari suku Batak, Ambon, Madura, Jawa, dan sebagainya punya ciri khas masing-masing.

Aku jadi ingat suku di Afrika Timur, bangsa yang tinggal di padang rumput dalam film “The God Must Be Crazy” yang punya nada unik setiap kali berbicara. Suara mereka yang unik ini juga membuat mereka punya nada yang menarik saat bernyanyi.

Ya, aku bercerita kalau aku berasal dari Malang. Untungnya ia tak menyamakan Malang dengan Pemalang seperti mereka yang pernah kutemui.

Ia tersenyum. Rupanya ia juga dari ‘Jawa’. Persisnya Cepu, daerah antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ia kemudian jadi bersikap lebih ramah kepadaku.

Ya, secuil dialog pun terjadi. Jika tak melihat waktu yang semakin bergeser ke matahari terbenam, aku mungkin betah di sana. Menyeruput kopi panas di sebuah warung dengan panorama lautan dan pegunungan. Amboi indahnya.

~ oleh dewipuspasari pada September 21, 2020.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: