Kopi Hitam Bak Arang

Kopi bubuk itu nampak normal, seperti kopi kemasan pada umumnya. Namun, penilaianku spontan berubah ketika bubuk kopi tersebut beradu dengan gula dan air yang baru kujerang.
Warna kopinya begitu pekat. Hitam pekat. Kucium aromanya. Ooh aromanya seperti arang. Aroma menusuk seperti hangus terbakar.
Aku terdiam. Apa yang harus kulakukan?
Lebih baik kucicipi agar bisa segera kupastikan niatku berikutnya. Kucicip sedikit. Begitu pahit dengan jejak arang yang tertinggal di lidah
Apakah biji kopinya gosong sebelum dihaluskan? Atau memang seperti itu rasa dan aromanya?
Aku pernah menjumpai kopi seperti itu ketika membeli kopi di sebuah daerah. Mereka membuatnya dengan peralatan rumahan seadanya. Biji kopi disangrai lalu digiling sendiri baru dikemas.
Ehm sayang juga. Tapi aku juga ragu untuk meminumnya.
Kutunggu agak dingin dulu. Baru sekali lagi kuseruput. Jika lidahku tak mampu tak akan kulanjut. Selanjutnya kopi bubuk akan berakhir jadi masker atau pupuk.
