
Semalam aku lupa menulis
padahal aku ingin menulis tentang Edwin
dan filmnya yang unik
yang dibintangi Marthino Lio dan Ladya Cheryl Lanjutkan membaca ‘Semalam Aku Lupa Menulis’


Semalam aku lupa menulis
padahal aku ingin menulis tentang Edwin
dan filmnya yang unik
yang dibintangi Marthino Lio dan Ladya Cheryl Lanjutkan membaca ‘Semalam Aku Lupa Menulis’

Wah untunglah ada “The Matrix 4” hari ini, setidaknya layar bioskop di rumah tidak dikuasai oleh film tentang Spidey. Sudah seminggu tayang dan film ini masih memiliki magnet. Banyak film impor yang turun layar cepat, demikian juga dengan film Indonesia. Lanjutkan membaca ‘Spidey Masih Dominasi Layar, Lainnya ‘Dipaksa’ Minggir Dulu’

Ada kuping gajah, ada kuping kucing. Bila kuping gajah identik dengan kue kering saat lebaran, kuping kucing ya kupingnya si kucing. Kuping mungil yang membantu si kucing untuk menentukan sikap, apakah perlu waspada atau malah santai. Lanjutkan membaca ‘Kuping Kucing’

Puspa, surat ini kubuat untuk diriku yang biasa dipanggil Puspa. Entah kenapa aku lupa suka dipanggil Pus atau Puspa daripada panggilan lainnya. Puspa orangnya lebih menyenangkan daripada Dewi yang serius. Lanjutkan membaca ‘Hari yang Baik untuk Memulai, Puspa’

Berkaca dari kritikan para penonton dan kritikus terhadap film perdananya, Tom Hardy sebagai produser mengajak Kelly Marcel untuk berkolaborasi menuliskan kisah “Venom 2” alias “Venom: Let There Be Carnage”. Ia turut mengajak Andy Serkis si Gollum yang juga terbiasa menjadi sutradara dan aktor yang berurusan dengan CGI dan motion-capture technology. Hasilnya lumayan. Setidaknya cerita Venom 2 jauh lebih bagus daripada film pertamanya. Lanjutkan membaca ‘“Venom 2” Jauh Lebih Seru dari Film Perdananya’