
Hingga siang ini aku enggan untuk menulis artikel panjang. Aku juga malas bergerak dan memasak. Badan hanya ingin bermalasan. Tapi hari ini aku janji memasak papeda Lanjutkan membaca ‘Bermalasan vs Memasak Papeda’


Hingga siang ini aku enggan untuk menulis artikel panjang. Aku juga malas bergerak dan memasak. Badan hanya ingin bermalasan. Tapi hari ini aku janji memasak papeda Lanjutkan membaca ‘Bermalasan vs Memasak Papeda’

Akhir pekan ini pecinta film disuguhi dua film yang termasuk ditunggu-tunggu sepanjang tahun 2018. Ya, film Suzzanna reborn dan sekuel Fantastic Beasts tayang sejak Kamis dan Rabu minggu ini. Kalau Kamu ingin menonton yang mana nih? Lanjutkan membaca ‘Kamu Tim Suzzanna atau Penyihir?’

Di antara band cadas yang pernah kudengar, rasanya kurang mantap jika aku tak menyebut Nirvana. Sekarang aku memang penggemar Slipknot, sementara aku dulu Nirvana banget. Band Nirvana menjadi kawan pada era SMP dan SMA ku dulu, hampir semua albumnya pernah kudengar. Selain Smells Like Teen Spirit yang sangat populer berikut tembang-tembang lainnya dari Nirvana yang kudu didengar mereka yang mengaku penggemar band asal Aberdeen ini. Lanjutkan membaca ‘Tembang Nirvana Ini Tak Kalah Apik dengan Smells Like Teen Spirit’

Ada masa ketika aku menyukai lagu-lagu Collective Soul. Seseorang meminjamkan sebuah album kaset kepadaku. Album kaset Collective Soul. Judulnya Disciplined Breakdown. Lanjutkan membaca ‘Suatu Ketika Bersama Collective Soul’

“Filmnya bagus, titik!” Aku tidak puas dengan jawabannya, aku kembali bertanya. Film bagus itu seperti apakah? Film bagus ya bagus, tidak perlu ada penjelasan detail untuk mendeskripsikan sebuah film bagus atau buruk. Benarkah sebuah hasil seni yang bagus itu ya sekedar bagus? Lantas, apakah ada standar untuk menilai sebuah film itu bagus atau buruk? Lanjutkan membaca ‘Adakah Standar Menilai Karya Itu Bagus atau Buruk?’