Tiga Titik Hitam: Kolaborasi Unik Fadly dan Burgerkill

fadly

Apa jadinya jika vokal pop yang melodius dikombinasikan dengan lagu ala death metal? Hemmm ternyata hasilnya luar biasa. Ya menurut saya Tiga Titik Hitam adalah karya yang luar biasa. Paduan apik antara vokal Fadly yang melodius dan musik Burgerkill yang intimidatif.

Lagu ini sudah menarik perhatian sejak saya kali pertama mendengarnya. Musik diawali dengan pembacaan puisi oleh Ivan (alm) yang diiringi intro, menyusul suara Fadly yang seperti bergumam dan berkeluh kesah.

Saya sejak dulu menyukai gaya bernyanyi Fadly. Ia pandai menciptakan cerita dan nuansa suatu lagu. Ia pendongeng andal dalam bentuk lagu. Dinamikanya terlihat dari keluh kesah yang seperti bergumam kemudian vokalnya meninggi seolah berteriak.

Meskipun Fadly lebih bernuansa pop-rock, ia selalu berhasil memberikan nyawa dan emosi pada lagu. Lagu Burgerkill ini menjadi sangat berbeda dengan lagu-lagu mereka pada umumnya berkat Fadly. Apalagi dikolaborasikan dengan mantan vokal Burgerkill Ivan Scumbag (alm). Perpaduan suara melodius dan growl ala penyanyi metal ternyata berhasil dan keren banget. Solo gitarnya juga apik.

unnamed (1)

Lagu Tiga Titik Hitam yang masuk dalam daftar lagu pada album Berkarat (2003) menurut saya berkisah tentang seseorang yang memilih menyepi dan menyingkir karena merasa lelah dengan kemunafikan. Ia berharap suatu saat kebenaran dan kebaikan akan menang, namun harapannya itu lama-kelamaan pupus.

Berkarat_(album)

Burgerkill adalah band asal Bandung yang beraliran hardcore/death metal/trash metal yang berdiri pada tahun 1995. Anggotanya saat ini Vicky, Ebenz, Agung, Andris, dan Ramdan. Meskipun genre musik mereka terbatas ternyata mereka berhasil mendapatkan kontrak dari Sony Music Entertainment. Rupanya Sony tertarik atas prestasi bermusik mereka yang tak hanya berkualitas namun juga sering meraih penghargaan. Namun karena ketidakcocokan atas konsep musik, maka kontrak tersebut hanya berjalan satu album. Pada album Berkarat mereka berhasil memboyong penghargaan Best Metal Production pada AMI Awards. Dan pada album ketiga, Beyond Coma and Despair mereka meraih album terbaik dari Rolling Stone Indonesia.

Screenshot_2015-08-07-21-09-34

Lagu Tiga Titik Hitam ini mengingatkan saya pada Jumpdaf**up-nya kolaborasi Max Kavalera dan vokalis Slipknot, Corey Taylor. Saya jadi ingat dulu ada radio di Surabaya yang suka me-mix vokal Pavarotti dan tembang Five dengan lagu Blind milik Korn dan hasilnya asyik banget.

Berikut liriknya:
Tiga Titik Hitam

Ketika semua bayang menjauh dari tubuh
Dan ketika semua angan enggan menyapa
Terbaring aku, terjebak aku
Di keheningan dalam ketiadaan

Kucoba cahayai ruang jiwa ini
Terus berharap dan terangi
Kucoba sembunyikan suara hati
Terus menampik dan berlari

Kutenggelam dalam kelam
Dan menjauh tanpa bayang
Kucoba menelan luka yang tak kunjung usai

Teriakan namamu
Di kesunyian hatiku
Meraba, merangkul suryamu
Di kehangatan jiwamu

Saat kebenaran tak lagi bermakna
Aku tersandar dan terdiam
Kemana akan kubawa diriku pergi
Semakin jauh, semakin rapuh

Lepaskan diri, jatuh membusuk
Biarkan aku, hilang .. Muak !

Detail:
Lagu : Tiga Titik Hitam
Band : Burgerkill Feat Fadly
Album : Berkarat (2003)
Genre : Rock alternatif, death metal
Rating : 9/10
Gambar dari : powerlogical.deviantart.com, youtube.com

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 7, 2015.

2 Tanggapan to “Tiga Titik Hitam: Kolaborasi Unik Fadly dan Burgerkill”

  1. ni lagu lawas yg bikin aq suka padi.. karena dari awal aku sudah ngefans burkerkill duluan.. 🙂 nice info

    • Wah senangnya ada teman yang juga suka lagu ini. Kalau saya kebalikan. Sejak album Indie Ten, saya suka dengan Padi dan gara-gara Tiga Titik Hitam ini saya mulai ngefans dengan Burgerkill:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: