Berduka

images

Melihat berita tragedi Mina yang terjadi kemarin spontan membuat saya sedih dan menangis. Sulit membayangkan situasi saat itu apakah para jamaah haji panik, takut, dan sedih.

Saat seseorang hendak melaksanakan ibadah haji, mereka umumnya mengadakan selamatan dan berpamitan serta memohon doa agar ibadah mereka berjalan lancar. Memang tidak ada yang bisa menebak takdir seseorang saat di tanah suci sehingga wajar jika calon jamaah haji pasrah akan nasib mereka di sana.

Ibadah haji masa lalu memang seperti perjalanan ibadah yang menuntut kepasrahan jiwa raga. Perjalanan dengan kapal laut memakan waktu berbulan-bulan. Belum lagi ada karantina yang pernah dilakukan semasa jaman Belanda dimana mereka sebelum dan sesudah berhaji wajib dikarantina agar tidak menularkan penyakit jika sekiranya ada. Konon gelar haji juga diberikan sejak masa itu untuk membedakan dan memudahkan pengawasan pihak VOC kepada mereka.

Itu masa lampau, sekarang berhaji bisa lebih cepat dan praktis. Menginapnya pun di hotel. Namun tetap saja bisa terjadi musibah mengingat jumlah jamaah yang jutaan dan berasal dari budaya yang berbeda. Belum lagi kondisi alam Arab Saudi yang berbeda dengan alam tropis nusantara.

Hal-hal seperti ini harus diwaspadai oleh jamaah haji agar mereka bisa beribadah dengan nyaman dan tertib. Namun faktor kenyamanan berhaji juga harus dikedepankan oleh Kemenag dan Pemerintahan Saudi. Mereka sudah membayar dan menginginkan beribadah dengan nyaman. Apalagi haji sudah rutinitas sehingga kejadian tragis seperti ini jangan sampai terjadi berulang kali.

Jangan sampai para umat muslim yang hendak berhaji jadi takut atau mereka yang beribadah dan menjadi saksi tragedi ini menjadi trauma. Jangan pula diartikan beribadah dan meninggal saat beribadah di tanah suci adalah hal yang dinanti jamaah haji. Pasrah akan takdir memang diperbolehkan, namun menghindar dari kejadian buruk tetap perlu dilakukan.

Saat ini saya masih sedih jika membaca berita tentang tragedi ini. Semoga ibadah haji tahun berikutnya jauh lebih nyaman dan aman. Kepada para korban musibah haji semoga ditempatkan di sisi-Nya dan amal ibadahnya diterima, juga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan.

Gambar: shutterstock.com

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada September 25, 2015.

2 Tanggapan to “Berduka”

  1. Yup, smoga pihak Kerajaan Arab saudi melakukan pembenahan total.

    http://kasamago.com/perjalanan-suci-bukan-menjadi-perjalanan-maut/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: