Tentang Kucing yang Pergi

Dua kucing

Hampir sebulan kucing kecil bernama Mew pergi. Rasanya aku masih merindukannya. Terkadang ada asa ia bakal kembali. Menyambutku dengan riang seperti biasanya.

Malangnya nasib Mew, ia tak seberuntung Nero yang mudah disayang. Padahal keduanya sedarah dan memiliki warna bulu yang mirip satu sama lain.

Waktu ia lahir aku juga enggan menambah kucing lagi. Tapi ketika ia masih bayi dan kehujanan aku tak tega memandangnya dan menaruhnya dalam kotak.

Ia tumbuh besar dalam kardus. Saat membuka mata ia melihatku dengan matanya yang besar. Sejak itu aku dianggapnya induk keduanya.

Tapi memelihara Mew sangat penuh tantangan. Ia kucing yang sulit. Cakarnya sangat tajam dan sering melukaiku. Beberapa kali aku juga digigitnya dan ia menganggapnya suatu permainan menyenangkan.

Ketika hal tersebut mulai terselesaikan, ia mengalami masalah pencernaan. Ia buang air dimana-mana di teras rumah sehingga pasangan pun marah besar.

Aku serasa mendapat ujian kesabaran. Tiap hari harus membersihkan lantai dan memandikan si kucing. Ia kucing yang serasa menghabiskan energiku.

Tapi masalah belum selesai. Tetanggaku marah-marah karena si Mew juga berbuat nakal di rumahnya. Aku merasa sesak nafas.

Kucing itu masih kecil, masih dua bulan. Kucing lain sudah terbiasa buang air di tumpukan kompos di bawah pohon mangga, tapi ia tidak.

Aku pun berinisiatif mencari kandang. Sudah waktunya kucing kecil itu kudisiplinkan agar ia tak merepotkan kami dan juga bagi kebaikannya di masa mendatang.

Alih-alih rencana membeli kandang, Mew telah pergi. Ia tak memberiku ucapan perpisahan. Ia tak sempat menjilat tanganku dan tak juga menghambur ke pangkuanku. Aku menunggunya dan ia tak pernah kunjung datang.

Tetanggaku membuangnya. Aku terluka. Ia kucing yang malang dan hanya perlu perhatian ekstra.

Aku selalu mencari kucing itu di tempat konon ia terbuang. Tak pernah ada.

Mew yang malang. Ia kini baru tiga bulan. Apakah ia menemukan majikan yang menyayanginya? Ataukah ia bernasib lebih malang.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Maret 20, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: