Lomba Agustusan

Agustusan

Bendera dan umbul-umbul merah putih sudah menyemarakkan suasana di gang-gang dan jalan raya. Kurang seminggu lagi tujuhbelasan digelar. Eh ada yang kurang yaitu lomba-lomba tujuhbelasan dan persiapan panggung untuk syukuran dan pentas tujuhbelasan.

Agustus dulu kami tunggu-tunggu. Ada beragam lomba menarik dan tentunya hadiahnya. Tapi aku termasuk jarang ikut lomba karena pemalu. Yang kuingat aku pernah ikut lomba karaoke terus turun panggung karena lupa syairnya hahaha. Lagunya Isabela lagi padahal dulu masih kelas dua SD…astaga!!! Hahaha…

Kadang-kadang pengin ikut lomba tapi aku cuma bisa di ajang lomba tentang pengetahuan. Dulu pernah ikut cerdas cermat matematika tingkat SD. Lumayanlaj dapat juara tiga untuk tingkat kelurahan. Eh kalah ding sama prestasi kakakku. Hiks sebenarnya sedih cuma dapat juara tiga. Kakakku dua tahun sebelumnya dapat juara satu lalu dapat juara dua tingkat kecamatan.

Pengalaman lomba cerdas cermat paling berkesan itu saat masih SMP, yaitu lomba cerdas cermat agama. Kelompokku yang merupakan perwakilan tiap kelas termasuk yang bukan dijagokan. Waktu di babak pertama jadi sisi kanan. Lalu di babak berikutnya diminta jadi juru bicara. Okelah gara-gara tak dijagokan malah jadi pede dan asal jawab. Untunglah asal jawabnya rata-rata benar hihihi. Hingga sampai di babak final dan akhirnya dipilih wakili SMP untuk lomba tingkat Malang.

Lagi-lagi kami tak diperhitungkan. Ya iyalah aku nggak terlihat kutu buku atau gadis manis yang alim. Dan sepertinya keberuntungan saja aku bisa menjawab berbagai pertanyaan yang sebagian besar aku tidak yakin bisa menjawabnya. Aku pulang dengan meraih juara tiga cerdas cermat agama Islam untuk tingkat SMP se-Malang. Itu prestasi yang kata kakak dan temanku rasanya tidak meyakinkan hehehe.

Untuk lomba di kantor, aku juga tidak percaya diri. Lombanya aneh-aneh sih, kebanyakan untuk lucu-lucuan. Yang pernah juara cuma lomba senam sebagai peserta yang mengikuti gerakan dari awal hingga akhir, lumayan dapat juara harapan. Waktu diberikan hadiah, manajer SDM-nya tertawa karena aku memang jarang ikut senam tiap Jumat, kebanyakan bolos karena malas ngantri mandinya.

Di kampung hari Minggu nanti ada lomba anak-anak yang umum, seperti balap karung, lomba makan krupuk dan sebagainya. Untuk bapak-bapaknya ada lomba futsal dan ibu-ibunya hanya lomba tumpeng dan balap bakiak. Hemmm itu-itu saja, agak membosankan. Tapi tidak apa-apa sih daripada tidak ada acara apapun.

Tentang lomba, lagi-lagi saya ingat betapa menyenangkannya ikut cerdas cermat masa-masa dulu. Beberapa kali kalah sih, tapi ketika berhasil menang, rasanya luar biasa. Apalagi waktu babak adu cepat dimana skor bakal berkurang jika salah jawab, itu seru sekali. Eh kayaknya aku beruntung di babak kedua cerdas cermat agama antar SMP gara-gara itu. Lawanku banyak yang nilainya berkurang karena salah jawab hehehe.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 11, 2016.

2 Tanggapan to “Lomba Agustusan”

  1. Asyik kalau masih bisa ikut/nonton Agustusan 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: