Oleh-oleh Wonogiri: Walang Goreng dan Serundeng

Habis liburan lebaran kami pun bertukar buah tangan. Saya memberi sambal bawang juga keripik tempe, kemudian mendapatkan oleh-oleh Wonogiri berupa walang goreng dan serundeng kelapa. Hehehe unik juga oleh-olehnya.

Tentang serundeng kelapa saya jadi ingat akan nenek. Dia dulu gemar bikin atau membeli serundeng. Ada dua jenis serundeng, yang basah dan kering. Dua-duanya enak.

Dulu ada penjual serundeng tak jauh dari rumah. Wow serundengnya ini bikin kepingin, melihat potongan daging sapi empuk yang bermalas-malasan dalam selimut kelapa parut. Mungkin serundeng basah ini seperti yang ada di Nasi Krawu Gresik. Wuiih nasi hangat dengan serundeng basah penuh potongan daging sapi, rasanya lidah seperti dimanja. Alias uenaak.

Serundeng yang diberikan kawan ini rupanya masuk golongan makanan khas Solo. Memang Wonogiri tak jauh sih dari Solo. Ada serundeng pedas dan serundeng manis. Saya sudah coba rasa yang pedas, kering dan enak disantap dengan dadar telur. Berasa seperti menyantap Kerak Telur-nya warga Betawi.

Nah walang gorengnya ini nih yang bikin citra Wonogiri itu unik. Walang yo Wonogiri atau mungkin pas diberi inisial WW, Walangnya Wonogiri.

Saat renovasi rumah, para buruhnya asli Wonogiri. Mereka terkadang berkisah tentang walang, bagaimana mereka suka berburu walang jika urusan bertani sudah beres dan tinggal menunggu panen. Sementara belum ada niat kembali ke kota dan pekerjaan bertanam sudah tinggal santai-santai, yo golek walang. Bar nglumpuk, maringunu disundhuk dan dibakar (setelah terkumpul, maka walangnya ditusuk seperti sate dan dibakar). Atau juga bisa digoreng, lalu disantap dengan nasi hangat dan sambal merah. Mantap yo. Wah saya jadi ingat Pak Tono, mandor renovasi rumah lalu. Ulasan tentang walang goreng bisa disimak di blog saya khusus kuliner berikut.

Menurutku ide mengemas walang dalam wadah bening yang menarik merupakan ide kreatif. Sekaligus mengenalkan keunikan dan daya tarik Wonogiri ke kota-kota di sekitar. Ada bakso Wonogiri, coba kalau ditemani walang goreng hehehe.

Kalau melihat penampakan serangga belalang sih memang kurang mengundang selera. Tapi cobain dulu dengan lidah. Berani mencoba?

Mengudap walang goreng sambil nonton Ben & Jody The Series (webseries)

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juli 8, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: