Keripik Lumba-lumba yang Kembali Hits

Hei keripik singkong? Aku terheran-heran ketika pasangan mengutarakan untuk membawa keripik ini sebagai oleh-oleh kota Malang. Biasanya kawan-kawan suka meminta membawakan keripik tempe, keripik buah, atau pai apel. Tapi keripik singkong?

Dulu memang keripik singkong memang hits. Dijual oleh gerobag pinggir jalan. Keripik singkong dan keripik pisang. Rasanya memang enak. Renyah dan tidaj alot. Tapi aku lupa apakah dagangan seperti ini masih musim.

Tapi kabar kembali hitsnya keripik singkong cap Lumba-lumba jelas menggembirakan. Setidaknya mengalahkan kepopuleran kue artis yang sebenarnya tidak mewakili kota Malang.

Keripik singkong ini mewakili kabupaten Malang yaitu Turen. Di kawasan ini hawanya lebih kering sehingga cocok untuk bertanam singkong dan pisang. Cap lumba-lumba merupakan buah kerajinan dari Pondok Tua Mentaraman Gang 7 Masuk.

Keripik singkong ini berbahan sederhana. Hanya singkong yang diiris tipis lalu dibumbui garam dan gula halus. Rasanya hanya ada dua variasi, manis dan asin. Oh ya mereka juga tak menambahkan MSG dan bahan pengawet.

Tapi entah kenapa harus diakui keripik singkong ini beda. Renyahnya pas dan tidak menyakiti mulut. Gula halusnya juga membuat manisnya merata. Enak dan bikin ketagihan. Rasanya tak ingin berhenti sebelum habis.

Kini harganya mulai naik karena pemburu oleh-oleh ini semakin banyak. Dulu bungkus besar hanya belasan ribu, kini menjadi Rp 23 ribu.

Mereka kini juga punya website dan penjualannya mencapai daerah-daerah di Jawa Timur hingga Jakarta. Banyak yang menjadikan keripik ini oleh-oleh ketika berlibur di kota Malang

~ oleh dewipuspasari pada September 28, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: