Donat Biru

Apa kalian suka eksplorasi makanan, terutama makanan yang berwarna-warni? Aku tipe yang suka bereksplorasi. Makan cokelat lada pernah, es krim charcoal dan garam laut juga pernah hahaha. Tapi, untuk urusan donat, rupanya aku masih konservatif.

Aku paling suka donat dengan kacang-kacangan, baik kacang tanah maupun almond. Kombo rasa gurih dengan tekstur empuk dan krenyes khas kacang itu unik.

Donat sederhana dengan balutan gula bubuk juga kusuka. Termasuk rasa misis cokelat, parutan keju, dan karamel. Aku agak hati-hati dengan donat isi selai buah, nggak semuanya cocok di lidahku.

Berhubung bahan makanan era ini berwarna-warni, ada kalanya aku ingin coba tapi kadang ragu. Rasa matcha yang tak begitu manis dengan tampilan hijau tua rupanya lumayan, meski bukan favoritku.

Donat rasa red velvet menurutku manis saja. Aku kurang suka karena kemanisan. Donat ungu kata penjualnya adalah taro alias ubi. Ya, masih bisa kucoba tapi lagi-lagi bukan preferensiku.

Ada lagi donat dengan lapisan glasir warna pink. Oh ini pasti rasa strawberry.

Kalau donat biru apa mau coba?

Duh, biru muda banget ya?! Aku langsung tertegun dan ragu.

Rasa apa itu dengan tampilan mencolok biru ngejreng banget? Rasa mint? Atau, rasa permen karet? Kok kayaknya rasanya aneh semuanya.

“Tidak, kak. Ini rasa blueberry, kok. Cobain deh,” kata si penjual.

Ehm aku masih ragu. Tapi di pertemuan kedua, aku akhirnya berani mencobanya. Setelah si penjual meyakinkanku berulang sih.

Hampir saja aku menutup mata tak berani menghadapi kenyataan kalau aku menyantap donat biru muda. Ooh ternyata rasanya asam manis seperti blueberry pada umumnya. Ya lumayan sih, tapi kayaknya nggak lagi kubeli hahaha.

Ya, ya, ya rupanya aku masih berani bereksperimen dengan makanan. Tapi kadang aku hanya penasaran, tak akan kucoba lagi varian itu ke depannya.

Omong-omong donat favorit kalian yang punya isian atau topping apa?

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 31, 2026.

Tinggalkan komentar