Senangnya Ngabuburit di Perpustakaan Mini

 

buku

Menunggu waktu berbuka puasa bukan berarti hanya berleha-leha untuk menghemat tenaga. Setelah menyiapkan menu berbuka untuk berdua, biasanya masih ada waktu untuk memanjakan diri sekaligus menambah pengetahuan. Tidak perlu mengeluarkan uang atau bepergian untuk ngabuburit ini, melainkan cukup duduk nyaman membaca di perpustakaan mini.

Perpustakaan mini ini berada di rumah di antara ruang serbaguna dan ruang makan. Ruang baca ini hanya berukuran sekitar 1,75 x 2,5 meter. Oleh karena ruangannya yang terbatas hanya ada lima rak buku yang semuanya telah sarat oleh buku. Sedangkan lemari buku yang tinggi menjulang akhirnya terpaksa kami pindahkan ke ruang serbaguna agar ruang baca alias perpus mini ini tetap nyaman.

rak2

Perpustakaan mini kami tidak luas dan sederhana. Tidak ada karpet dan bantal empuk. Aku lebih suka beralas ubin yang sejuk dan bersandar pada dinding. Tapi jika suami ikut serta membaca di ruang ini, kami pun menggelar karpet.

Kehadiran perpustakaan mini dalam rumah sudah kuidam-idamkan sejak masih kanak-kanak. Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, saya takjub Ketika masih kanak-kanak, aku takjub melihat koleksi buku dalam perpustakaan besar yang dihadiahkan Beast kepada Bella dalam cerita Beauty and The Beast. Sejak itu Bella menjadi putri Disney favoritku dan aku ingin seperti Bella. Punya perpustakaan pribadi dengan koleksi buku yang berlimpah.

Rak buku dan buku-buku tersebut hadir secara bertahap. Sebagian besar adalah koleksiku sebelum menikah. Suamiku menambah koleksiku dengan kegemarannya akan dunia militer, sejarah dunia, dan buku-buku tentang manajemen SDM. Setelah menikah, buku-buku tentang agama semakin bertambah, demikian pula dengan buku-buku yang mengulas tentang kehidupan berumah tangga, termasuk buku resep masakan dan bagaimana menata taman.

Di antara jajaran koleksi bukuku, ada dua buku yang menjadi prioritas untuk kuselesaikan pada bulan suci Ramadhan ini. Yaitu, buku bertajuk Ringkasan Shahih karya Al-Bukhari dan buku tentang menjalin pernikahan yang baik (Hidup Bahagia Hingga Akhir Hayat). Kumpulan hadits Al-Bukhari ini kudapat saat masih bekerja di kantor yang sama dengan suami. Direktur Utama masa itu membagikan ke kami masing-masing satu paket dengan Al-Quran dengan tujuan meningkatkan akhlak pegawainya.

hadits

Meski buku itu sudah lama ada di rak bukuku dan buku tentang penikahan itu menjadi kado pernikahanku, namun baru Ramadhan kali ini aku tesentuh dan tertarik untuk membacanya. Ada banyak hal-hal yang belum pernah kudengar dan menarik untuk dikaji. Di sudut ruangan yang sempit tapi nyaman ini, aku membalik halaman demi halaman buku sambil menunggu adzan Maghrib tiba.

rak

Terkadang aktivitas membaca kulakukan saat setelah sholat subuh sebelum melakukan pekerjaan harian. Tapi bacaanku tidak melulu kedua buku tersebut atau buku-buku tentang agama. Jika sedang jenuh aku kembali membaca komik yang lucu-lucu seperti Little Ghost, Garfield, Iznogoud, Diary Bocah Tengil, dan Chibi Maroko Chan.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juni 30, 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: