Beli Nomor Cantik Ternyata Bekas, Kok Bisa?

Hati-hati membeli nomor perdana di toko online Karena bisa jadi itu bukan nomor perdana, melainkan nomor bekas. Kawanku tadi mengalaminya. Ketika baru mengaktifkan nomor yang baru dibelinya, eh muncul rangkaian kejadian tak mengenakan.

Sebut saja Puput, kawanku tersebut. Ia baru membeli nomor perdana yang deretan angkanya cantik dan lumayan mudah diingat. Ia dengan semangat mengaktifkan nomor dan mengganti nomor wa-nya.

Di tengah suasana hening karena kami sibuk mengerjakan analisis, terdengar dering telpon. Puput mengangkatnya dan kebingungan. Si penelpon bersikeras Puput adalah istri A, sedangkan Puput tak mengenal si penelpon dan istri A tersebut.

Ia semakin kebingungan ketika grup wa-nya begitu banyak dan ada notifikasi tak henti-henti. Sebagian grup itu asing dan tak dikenalnya. Ia kebingungan lalu memutuskan keluar dari grup tersebut.

Wah sayang sekali siapa tahu pemiliknya itu memiliki rahasia sehingga nomornya diganti. Apakah hapenya hilang sehingga nomornya dianggap kadaluarsa sehingga kemudian dijual, atau ia tak pernah mengisi kartunya.

Kawanku akhirnya menemukan nama dari pemilik kartu tersebut sebelumnya dari petunjuk yang diberikan si penelpon. Ia nekat menghubunginya lewat pesan dan si pemilik nomor sebelumnya menelponnya. Kami menahan nafas ikut mendengarkan karena penasaran.

Rupanya si pemilik nomor bersikeras meminta nomornya dikembalikan. Wah ada apa nih?! Ia beralasan nomornya kadaluarsa karena dulu pernah tak di-top up cukup lama. Ia heran ketika kemudian nomornya diperdagangkan. Gantian kawanku yang merasa apes, baru saja dapat nomor baru, eh disuruh mengembalikan ke empunya sebelumnya.

Aku baru tahu jika nomor lawas bisa diperjualbelikan dan datanya masih tersimpan, baik nomor kontak maupun data grup wa-nya. Entahlah menurutku hal tersebut kurang benar. Menurut Kalian bagaimana?

Gambar dari pexels

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 6, 2017.

8 Tanggapan to “Beli Nomor Cantik Ternyata Bekas, Kok Bisa?”

  1. Itu sudah jadi hak milik. Klo nomor hilang dan hangus seharusnya,pemilik lama datang ke gerai provider untuk menghidupkan nomor lamanya atau melaporkan kehilangan 😀

    • Itu dia, aku heran pemilik lamanya kok terkesan cuek dengan nomornya, tapi kemudian kelabakan ketika nomornya kemudian ternyata masih menyimpan data meskipun kadaluarsa

  2. Wah repot juga tuh kalo kaya gitu.jadi kasihan ma temen mba..

    saya sih lebih seneng beli nomer standar tetapi dengan deret angka yang cukup mudah diingat gak perlu cantik2 banget.hheee

  3. Sebenarnya gak masalah sih. Kesalahan ada di pemilik nomor lama kenapa tidak dilaporkan. Itu sudah jadi hak kita dan sebaiknya diblock aja dari pengaturan hape nomor yang sering mengganggu. hahaha

  4. wahhh kebetulan banget nihh, saya juga tadinya mau order di toped. sampe2 si seller ngehubungin terus jadi ato engganya. thanks ya mba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: