Anak Kucing

Pagi hari aku disambut dengan suara anak kucing. Aku menebak-nebak anak kucing mana yang berada di sekitar luar rumahku. Apakah anak si Mungil Ponoc atau anak kucing betina lainnya?

Tak perlu waktu lama aku menemukan asal sumber bunyi rengekan anak kucing itu. Itu anak si Mungil. Kucingku itu kemarin tak pulang dan membuatku cemas. Rupanya ia tengah menyiapkan anaknya untuk bertemu denganku.

Si Mungil agak kurusan. Ia nampak lelah. Kupikir ia akan menaruh anaknya di lorong samping rumah, eh waktu aku lengah ia sudah membawa anaknya masuk rumah. Waduh aku kecolongan.

Si Mungil menaruh juniornya ke dapur. Bukan pilihan yang tepat. Aku malah cemas nanti anaknya kenapa-kenapa. Padahal lebih baik jika ditaruh di teras atau samping. Aku sudah menaruh kardus besar di sana.

Si Mungil ngotot. Ia marah waktu kuberi saran. Ya, terserah deh, tapi nanti jangan terus-terusan di dapur ya.

Anak kucingnya putih hitam. Dominan putih dengan bercak hitam di dekat kepalanya. Selintas aku jadi terpikir dengan si Kidut dan Pwan. Sepertinya bakal kuberi nama Kidut Junior.

gambar dari picturesof dot net

~ oleh dewipuspasari pada Desember 11, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: