
Aku kasihan padanya. Ia tetap kubiarkan makan dan kadang-kadang masuk ke rumah. Hingga suatu ketika aku tidak menyukainya. Bukan, bukan membencinya, karena aku juga masih tetap membiarkannya makan. Hanya tidak suka akan perilakunya. Ia telah menelantarkan beberala anaknya dari dua kali melahirkan. Hingga kemudian ia sepertinya terketuk. Lanjutkan membaca ‘Terketuk Tapi Masih Ragu’




