Si Mungil, Dari Kucing Nakal Menjadi Ibu Penyayang

•Desember 22, 2019 • 4 Komentar

Bulan Maret silam menjadi awal-awal kenakalan si Mungil Ponoc. Saat itu ia masih kucing anak-anak yang hendak menjadi kucing remaja. Kucingnya nakal sekali, suka panjat-panjat gorden, cakar-cakar kasur dan naik di atas lemari. Sampai kukira ia kucing jantan karena nakalnya sama waktu Nero masih kecil. Ia kucing betina. Dan kini tingkahnya mulai berubah. Lanjutkan membaca ‘Si Mungil, Dari Kucing Nakal Menjadi Ibu Penyayang’

Kisah Surga dan Neraka di Nat Geo

•Desember 21, 2019 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sebenarnya apa itu surga dan neraka? Kenapa sebagian memburunya, mengharapkannya tapi kemudian menciptakan neraka di dunia? Mengapa ada yang menganggap surga hanya itu kelompoknya, lainnya tak berhak untuk kelak mendatanginya. Bahasan dalam bentuk dokumenter di National Geographic membuatku tertarik. Judulnya “The Story of God with Morgan Freeman”. Lanjutkan membaca ‘Kisah Surga dan Neraka di Nat Geo’

Sedih Lalu Tertawa Geli Nonton “Fruit Basket”

•Desember 20, 2019 • Tinggalkan sebuah Komentar

Wah aku terlambat mengetahui manga berjudul “Fruit Basket”. Jaman dulu memang aku pernah lihat manganya tapi belum pernah melihat isinya. Ketika semalam menyaksikan serial animenya di Netflix yang diangkat dari manga berjudul sama, aku puas tertawa geli. Hahaha kocak sekali. Ada adegan sedihnya juga sih, tapi lebih dominan sisi kocaknya.
Lanjutkan membaca ‘Sedih Lalu Tertawa Geli Nonton “Fruit Basket”’

Harapan Itu

•Desember 19, 2019 • Tinggalkan sebuah Komentar

Tahun 2019 dalam hitungan hari akan berganti menjadi tahun 2020, tahun yang baru. Tahun ini aku mengalami banyak hal, semuanya terasa cepat berlalu. Baik sesuatu yang terang maupun kelabu, semuanya memberikan makna bagiku. Lanjutkan membaca ‘Harapan Itu’

Pedagang Ikan

•Desember 18, 2019 • Tinggalkan sebuah Komentar

Awalnya ia hanya menjual ikan dan ayam. Aku berinteraksi dengannya ketika memerlukan belanja ikan. Biasanya ia membawa ikan laut dan ikan air tawar seperti ikan bandeng, tongkol, ikan ekor kuning, kembung, mujair, selar, bawal, dan ikan layang. Kemudian usahanya membaik, ia pun kemudian juga menjual tempe tahu dan sayuran. Lanjutkan membaca ‘Pedagang Ikan’