Selamat Tinggal Asian Para Games 2018

•Oktober 14, 2018 • 6 Komentar

Akhirnya tadi malam (13/10) even langka Asian Para Games 2018 ditutup secara resmi. Ada perasaan sedih sekaligus gembira. Aku merasa sedih karena even seperti ini jarang terjadi dan pada momen tersebut begitu terasa persaudaraan sesama rakyat Indonesia mendukung atlet meraih prestasi. Di satu sisi bangga karena target 16 medali emas terlampaui dengan perolehan 37 medali emas, 47 medali perak, dan 51 medali perunggu. Sungguh luar biasa. Lanjutkan membaca ‘Selamat Tinggal Asian Para Games 2018’

Angan dan Realita “Saturday Night”

•Oktober 13, 2018 • 2 Komentar

Nasi goreng di piringku sudah tak tersisa. Aku siap memenuhi tantangan kawan-kawan mengambil piring kedua berisikan mie goreng dengan potongan kubis, sawi hijau dan telur orak-arik juga suwiran daging ayam. Harumnya yang tersebar dari uapnya yang masih mengepul membuatku tergoda. Tapi kali ini aku ingin membaginya bersama kawan. Kami perempuan-perempuan yang merayakan Sabtu malam itu dengan pesta makan murah meriah. Lanjutkan membaca ‘Angan dan Realita “Saturday Night”’

Online Games Pun Juga Ada Materi Kursusnya

•Oktober 12, 2018 • 4 Komentar

Seiring dengan era digital, games atau gim pun semakin populer. Bahkan popularitasnya makin menjadi-jadi. Apalagi kini juga marak kompetisi e-sport. Rupanya popularitas games ini membuat beberapa pihak tertarik memasukkannya ke kurikulum. Bahkan ada juga lho kursus online-nya di Coursera yang bisa diikuti secara cuma-cuma Lanjutkan membaca ‘Online Games Pun Juga Ada Materi Kursusnya’

Es Segar di Hawa yang Panas

•Oktober 11, 2018 • Tinggalkan sebuah Komentar

Pentas

Pukul tiga siang
Kenapa matahari masih begitu menyengat
Aku mengipasi badan
dan menyeka keringat di wajah Lanjutkan membaca ‘Es Segar di Hawa yang Panas’

Sebuah Pantai untuk Menyepi Sejenak

•Oktober 10, 2018 • 2 Komentar

Aku mencari pantai bukan sekedar sebagai tempat liburan. Aku mencari pantai dimana pantai tersebut menginginkan aku untuk tiba di sana. Sebuah pantai yang menenangkan, bukan malah pantai yang menyesakkan karena sampah-sampah pengunjung yang berserakan. Pantai yang seolah-olah hadir hanya untuk menyambutku dan membiarkanku untuk menyepi sejenak?

Lanjutkan membaca ‘Sebuah Pantai untuk Menyepi Sejenak’