Ketika menunggu pesawat yang mengantar kami pulang di Bandara HAS Hananjoedin, Tanjung Pandan-Belitung, kami menemui pemandangan yang tak biasa. Ada anjing berlari-lari, disusul dengan dua ayam yang berjalan-jalan dengan santainya di landasan pacu. Baru kali ini saya melihat ada ayam di bandara. Lanjutkan membaca ‘Ayam-ayam Berceloteh di Bandara’
Ayam-ayam Berceloteh di Bandara
•Juni 6, 2011 • Tinggalkan sebuah KomentarPalet Ala Belitung
•Juni 6, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar
Dari jendela pesawat, saya menengok ke daratan Belitung yang beberapa saat kemudian akan kami tapaki. Geografisnya unik. Bila pemandangan pulau yang saya jumpai rata-rata berupa tetumbuhan hijau, jalan raya yang sempit memanjang. Di sini saya melihat kolam-kolam warna-warni seperti palet untuk melukis. Ada yang berwarna turquoise (biru kehijauan), biru muda, abu-abu, kuning kecokelatan, dan warna-warna lainnya. Terlihat indah, meski kenyataannya berbicara lain. Lanjutkan membaca ‘Palet Ala Belitung’
Boxe-boxe: Tinju Absurd vs Musik Dramatis
•Mei 25, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar
Sudah dua kali saya menonton festival budaya Prancis yang diadakan CCF, namun saya tidak pernah bosan. Dan kali ini kali ketiga saya menonton pertunjukan tari hip hop. Sangat unik. Memang setiap kali pertunjukan, selalu memberikan warna berbeda. Namun pertunjukan Kafig Senin, 23 Mei 2011 dengan tajuk Boxe-boxe ini membuatku terbius, seakan-akan aku berada di antara dunia nyata dan absurd. Lewat musik kuartet string yang ditampilkan secara live, yang memberi nyawa pada penari dan kami, penontonnya. Lanjutkan membaca ‘Boxe-boxe: Tinju Absurd vs Musik Dramatis’
Kisah Mini: Mitha Usik Bawah Sadarku
•April 5, 2011 • Tinggalkan sebuah KomentarCatatan Penulis:
Mitha mengetuk-ngetuk pintu bawah sadarku, mencoba berdialog denganku. Aku yang kelelahan dengan status baruku sebagai istri, mencoba mengabaikannya. Telah banyak masalah menggumpal memenuhi memori otakku, karena itulah aku mengunci pintu bawah sadarku untuk beberapa selang waktu ini.


