
Ibu itu mengusap keringat yang meleleh dari dahinya. Hawa di sekitar kompor itu memang sangat panas. Ia masih asyik menumis bumbu sebelum memasukkan sepiring nasi. Wangi bawang bumbu dan aneka bumbu itu menyebar ke seisi warung. Tangan yang sudah mulai keriput itu pun kemudian nampak masih lincah mencampur nasi dan bumbu hingga benar-benar matang. Lanjutkan membaca ‘Nasi Goreng Kambing dan Sebuah Cerita’




