Museum Disney: Seabad Perjalanan Studio Disney

•Juli 16, 2026 • Tinggalkan sebuah Komentar

Siapa sih yang tidak menyukai film animasi? Mungkin memang ada sih yang lebih memilih format film lain daripada animasi. Tapi aku yakin yang menyukai animasi lebih banyak daripada yang membencinya. Gambar bergerak ini dicintai lintas usia dan lintas negara. Tak terkecuali berbagai animasi yang diproduksi oleh studio Disney.

Lanjutkan membaca ‘Museum Disney: Seabad Perjalanan Studio Disney’

Tentang “The Rose of Versailes” Dulu dan Kini

•Juli 15, 2026 • 2 Komentar

Aku menatap jendela dengan resah. Langit malam tampak gelap seperti biasanya. Namun, bagiku langit malam ini dan langit malam-malam sebelumnya terasa berbeda. Malam ini ia terasa lebih berat, seolah-olah menggantung dan menyimpan keresahan banyak manusia. Bagaimana bila kekecewaan warga memuncak, apakah langit akan berjatuhan?

Lanjutkan membaca ‘Tentang “The Rose of Versailes” Dulu dan Kini’

Tragedi Kucing: Sam Kena Lem Tikus

•Juli 14, 2026 • 2 Komentar

Aku belum sempat menulis hari ini karena ada tragedi yang memakan waktu, energi, dan emosi. Samsudin alias kucing Sam kena lem tikus.

Lanjutkan membaca ‘Tragedi Kucing: Sam Kena Lem Tikus’

“Akulah Vivian” dan Sekelumit Koleksi Museum Perfilman Sinematek Indonesia

•Juli 13, 2026 • Tinggalkan sebuah Komentar

Film Akulah Vivian dulu kontroversial sekaligus sangat populer pada era 1970-an, ujar Pak Taufik. Ucapannya membuatku dan Mbak Windhu langsung memperhatikan poster film yang dimaksud. Film tersebut disebut sebagai film bertema transgender pertama di Indonesia.

Lanjutkan membaca ‘“Akulah Vivian” dan Sekelumit Koleksi Museum Perfilman Sinematek Indonesia’

Wah Ramainya Perpustakaan Nyi Ageng Serang

•Juli 12, 2026 • Tinggalkan sebuah Komentar

Oleh karena ada acara di Sinematek yang berada satu gedung dengan Museum Perfilman, aku pun singgah untuk Perpustakaan Nyi Ageng Serang. Aku penasaran karena perpus ini baru buka dan lokasinya dekat dengan Museum Perfilman di Kuningan. Ternyata banyak yang penasaran, sama sepertiku, oleh karenanya kemudian diterapkan sistem antrian.

Lanjutkan membaca ‘Wah Ramainya Perpustakaan Nyi Ageng Serang’