Nulis Apa Ya?

•September 13, 2020 • Tinggalkan sebuah Komentar

menulis dengan tangan
Minggu malam itu enaknya beristirahat karena besok sudah bekerja kembali. Tapi hari ini rasanya nulis kurang semangat, beberapa tulisan tak kuselesaikan, baru 2-3 paragraf. Wah enaknya nulis apa ya? Lanjutkan membaca ‘Nulis Apa Ya?’

Ke Klinik Hewan Lagi

•September 12, 2020 • 2 Komentar

Anak kucing

Merawat kucing memang perlu komitmen. Tapi cara memelihara kucing dulu dan sekarang rasanya beda. Dulu rasanya lebih muda. Kucing-kucing jarang penyakitan. Kalau sakit, paling-paling makan banyak dan minum susu hangat. Lanjutkan membaca ‘Ke Klinik Hewan Lagi’

“Musik dari Pesisir”, Film Tentang Anak Pesisir dan Musik

•September 11, 2020 • Tinggalkan sebuah Komentar

Lanskap pantai dengan pasir yang putih dan karang-karang yang kokoh memanjakan mata penonton. Namun daya tarik film “Musik dari Pesisir”, ini bukan sekadar panorama pantai, melainkan seperti judulnya, komposisi musik indah yang dihasilkan oleh anak-anak pesisir, juga tentang kisah persahabatan itu sendiri. Lanjutkan membaca ‘“Musik dari Pesisir”, Film Tentang Anak Pesisir dan Musik’

Kucing-Kucing Flu Serentak

•September 10, 2020 • 4 Komentar

Opal

Wabah flu lokal ini bermula dari si Mungil yang beberapa hari lalu kabur-kaburan dari musim kawin. Pulang-pulang ia membawa oleh-oleh. Ia bersin-bersin. Waduh si Mungil pilek. Lanjutkan membaca ‘Kucing-Kucing Flu Serentak’

Sekuel Kisah Cinta Lara Jean dan Peter Kavinsky yang Kurang Menggigit

•September 9, 2020 • Tinggalkan sebuah Komentar

to all the boys I loved before

Umumnya film sekuel jarang yang lebih baik dari film pertamanya. Seperti ada kutukan atau mungkin beban bagi penggarapnya. Demikian juga halnya dengan film “To All The Boys:PS I Still Love You” yang merupakan kelanjutan hubungan Lara Jean dan Peter Kavinsky dalam “To All The Boys I’ve Loved Before”. Film keduanya rasanya hanya cocok bagi mereka yang penasaran dan peduli dengan kedua karakter ini. Lanjutkan membaca ‘Sekuel Kisah Cinta Lara Jean dan Peter Kavinsky yang Kurang Menggigit’