
Aku suka membungkus kado. Aku suka memilih-milih kertas kado di toko alat tulis yang lokasinya dekat SD. Di sana banyak kertas kado lucu-lucu dengan harga yang tidak mahal. Lanjutkan membaca ‘Membungkus Hadiah’


Aku suka membungkus kado. Aku suka memilih-milih kertas kado di toko alat tulis yang lokasinya dekat SD. Di sana banyak kertas kado lucu-lucu dengan harga yang tidak mahal. Lanjutkan membaca ‘Membungkus Hadiah’

Dokumentasi Malang pada masa lampau sering kulihat dalam bentuk foto dan gambar kuno. Namun, baru kali ini aku menyaksikan dalam bentuk video amatir yang telah direstorasi dan diwarnai. Video dokumenter ini bisa disaksikan di kanal YouTube milik Arfan Bachtiar. Dalam video ini nampak kondisi Malang dan sekitarnya tahun 1933. Lanjutkan membaca ‘Rekaman Malang Tahun 1933’

Ia selalu memasang wajah serius
Padahal itu malah membuat tampangnya lucu
Tak cocok, ia lebih pas tersenyum
Ketika aku tahu rahasianya, ia jadi kikuk Lanjutkan membaca ‘Sajak-sajak Kehidupan’

Padahal kucing-kucing itu tadi berjanji kepadaku
Dengan menunduk dan meongan yang tulus
Mereka berkata akan menemaniku tidur
Dengan bersikap manis dan lucu Lanjutkan membaca ‘Awalnya Mereka Menggemaskan’

Sejak mengenal “Trollabundin”, aku jadi suka mendengar lagu-lagu yang dibawakan Eivør. Suaranya unik dan magis. Seperti suara para peri liar yang menebarkan bubuk sihir ke para pengusik hutan agar tak bisa kembali, terus berputar berkeliling. Nah, baru-baru ini ia merilis single anyar berjudul “Healer”. Lanjutkan membaca ‘“Healer”, Tembang Anyar Eivør yang Menghipnotis’