
Aku membuka lembaran buku, aroma buku menguar. Oh ya Kalian tentu sudah paham jika buku itu memiliki aroma yang beragam. Aku suka menciuminya, menikmati aroma yang berbeda. Ada yang berbau seperti aroma buah pinus, ada juga yang asam seperti cuka. Aroma lainnya juga beragam, ada yang berbau seperti lem, ada juga yang wangi citrus samar-samar. Namun yang dominan di perpustakaan ini adalah aroma apak, karena bukunya rata-rata buku lawas dan tersimpan di perpustakaan yang sirkulasi udaranya kurang apik. Lanjutkan membaca ‘Perpustakaan, Aroma Buku, dan Hujan’
Ditulis dalam Cerpen Puspa
Tag: joyoboyo, panjebar semangar, perpustakaan