
Melihat para tunanetra yang tergabung dalam Karya Tuna Netra (Kartunet) asyik bercengkrama dengan komputer di depannya membuat saya penasaran. Saya mengintip keyboardnya, lho ternyata keyboard biasa, bukan keyboard dengan huruf braille. Lantas bagaimana mereka bisa mengetik sebuah artikel dan menjelajah internet? Saya makin penasaran dan kemudian duduk tenang menikmati penjelasan Dimas dan Riqo dalam sosialisasi pelatihan tunanetra yang diselenggarakan di Rumah Internet Atmanto (Riat), di Pengadegan Utara No 14, Selasa (5/4). Lanjutkan membaca ‘TIK Membantu Tunanetra Lebih Percaya Diri dan Mandiri’




