Tujuh kurcaci pasca Puteri Salju menikah dengan seorang pangeran hidup seperti semula. Mereka bangun pagi setiap jam kukuk berbunyi, sarapan sup dan membersihkan rumah bersama-sama. Tetapi ada sesuatu yang sangat mereka rindukan. Mereka kangen kehadiran puteri cantik yang pernah tinggal bersama mereka. Lanjutkan membaca ‘Ketika 7 Kurcaci Rindu’
Taken2: Apriori Terhadap Kaum Tertentu?
•November 14, 2014 • 2 KomentarSaya terkadang kesal melihat sineas film yang menjadikan sentimen pribadi atau golongannya dalam wujud film yang ditonton banyak orang. Jika film-film James Bond masa lalu banyak menjadikan Uni Soviet/Rusia sebagai pihak lawan. Kini sejak terjadi serangan 9/11 maka para musuh dalam film-film Hollywood sebagian besar berasal dari Timur Tengah dan negara-negara di Eropa Timur pecahan Uni Soviet. Seperti dalam film Taken 2 ini. Lanjutkan membaca ‘Taken2: Apriori Terhadap Kaum Tertentu?’
The Wolverine: Keabadian itu Anugerah atau Kutukan?
•November 11, 2014 • 2 KomentarSetelah sekuel X-Men yang menceritakan perubahan karakter Jane Grey menjadi Dark Phoenix dan kemudian beranjak ke sekuelnya yang diluncurkan Mei lalu, The Days of Future Past, saya lupa jika belum menamatkan film The Wolverine yang menjadi perantara keduanya. Gara-gara pasangan berujar film sekuel Wolverine ini kurang bagus, saya jadi malas-malasan menontonnya. Apakah benar-benar kurang bagus filmnya? Lanjutkan membaca ‘The Wolverine: Keabadian itu Anugerah atau Kutukan?’
Sekuel AADC Terinspirasi 5 cm Per Second?
•November 10, 2014 • 6 KomentarDemam sekuel Ada Apa dengan Cinta mulai kembali melanda masyarakat Indonesia, terutama mereka yang dulunya pernah menyukai atau menonton film ini. Wah-wah-wah saya jadi ikut penasaran. Seperti apa sih mini drama yang tayang di youtube tersebut. Dan rupanya atmosfernya bernuansa seperti anime 5cm per second minus ending yang mengharukan. Lanjutkan membaca ‘Sekuel AADC Terinspirasi 5 cm Per Second?’






