Saya selalu suka membaca buku beraroma travelling karena memberikan motivasi untuk rajin menabung dan bermimpi agar suatu saat bisa ke negara atau tempat wisata tersebut. Selain itu, buku travelling umumnya memberikan wawasan budaya tentang negara tujuan tersebut. Dan inilah ekspektasi saya ketika membeli buku karya Marina Silvia ini. Menabung 1000 Dolar dan berkeliling ke 13 negara di Eropa. Lanjutkan membaca ‘Resensi Buku: Keliling Eropa 6 Bulan Hanya 1000 Dolar, Benarkah?’
Resensi Buku: Keliling Eropa 6 Bulan Hanya 1000 Dolar, Benarkah?
•Juli 4, 2014 • Tinggalkan sebuah KomentarAdira FOI: Benteng Martello Magnet Wisatawan di Pulau Kelor
•Juli 4, 2014 • Tinggalkan sebuah KomentarSudah lama ingin mengunjungi situs sejarah di Pulau Seribu. Ketika ada trip rame-rame yang diadakan salah satu anggota couchsurfing, saya pun daftar. Salah satu tujuannya adalah ke Pulau Kelor yang beken dengan Benteng Martello-nya. Berikut catatan perjalananku di Adira FOI.
Lanjutkan membaca ‘Adira FOI: Benteng Martello Magnet Wisatawan di Pulau Kelor’
Resensi Buku: Perburuan Para Pemberontak
•Juli 3, 2014 • Tinggalkan sebuah KomentarKehadiran tentara Jepang mengusir para penjajah Belanda itu sebelumnya disambut gembira oleh seluruh nusantara. Ramalan Joyoboyo terbukti. Nusantara diselamatkan para kulit kuning yang kemudian akan akan tinggal seumur jagung. Namun hingga tiga bulan para tentara Jepang itu tak menunjukkan gelagat akan pergi dan memberikan janji kemerdekaan. Bahkan, kekejamannya melebihi kependudukan Belanda. Hal inilah yang membuat PETA, pasukan yang terdiri dari warga pribumi yang dibentuk oleh Jepang memberontak. Sayangnya, pemberontakan itu gagal karena adanya pengkhianat. Hardo, salah satu pemimpin pergerakan tersebut pun diburu dan menjadi penjahat nomor satu. Namun, hingga enam bulan ia tak kunjung berhasil ditangkap.
Lanjutkan membaca ‘Resensi Buku: Perburuan Para Pemberontak’
Resensi Buku: Gadis-Gadis dari Riyadh
•Juli 3, 2014 • Tinggalkan sebuah KomentarPara perempuan di seluruh belahan dunia sepertinya memiliki harapan yang sama. Ingin mendapat hak dan perlakuan yang sama dengan kaum pria. Dan juga memiliki kebebasan berpendapat, termasuk kebebasan untuk memilih atau menolak pria yang melamarnya. Inilah beberapa hal yang dikisahkan oleh seorang gadis yang mengirimkan surat elektronik dengan menyembunyikan identitas aslinya. Lanjutkan membaca ‘Resensi Buku: Gadis-Gadis dari Riyadh’
Resensi Kumpulan Puisi: Air Kata-kata Sindhunata
•Juli 1, 2014 • Tinggalkan sebuah KomentarPenggemar puisi tidak sebanyak penggemar novel. Salah satu alasannya, puisi banyak menggunakan metafora dan bahasa kiasan. Memang saat ini sudah banyak puisi yang menggunakan bahasa lugas, sehari-hari dan tidak terlalu terpaku pada rima. Namun, baik puisi klasik maupun puisi modern sama-sama menyimpan misteri dan imaji yang bebas diapresiasi, hanya bergantung mana yang mudah diapresiasi. Lanjutkan membaca ‘Resensi Kumpulan Puisi: Air Kata-kata Sindhunata’





